Namespace - Pengelompokan Resource Didalam Klaster

Photo by Mike Petrucci on Unsplash Setelah berhasil memasang minikube dan kubectl pada lokal mesin kita, sekarang kita akan belajar apa saja resource yang ada pada Kubernetes. Resource pertama yang akan kita pelajari adalah namespace. Pengertian dan Kegunaan Kubernetes Namespace Kubernetes namespace adalah resource yang digunakan untuk mengelompokkan beberapa resource lainnya. Namespace dapat diibaratkan seperti wadah yang digunakan untuk menyimpan barang-barang berdasarkan kelompoknya. Pengelompokan barang dapat dilakukan sesuai dengan keinginan kita. Misalnya kita ingin mengelompokkan barang berdasarkan warna, berdasarkan bulan pembelian, berdasarkan masa kadaluarsa, dan berdasarkan hal lainnya. ...

Agustus 22, 2021 · 4 menit · Eko Simanjuntak

Minikube  -  Kubernetes di Lokal Mesinmu

Setelah kita memahami sejarah dan cara kerja Kubernetes, maka hal berikutnya yang akan kita lakukan adalah eksplorasi langsung cara menggunakan Kubernetes. Terlebih dahulu kita perlu menyediakan satu klaster Kubernetes untuk tempat kita bereksplorasi. Klaster Kubernetes dapat dipasang pada cloud server, on-premise server, maupun di lokal mesin kita. Untuk mempermudah dan menghemat biaya, maka kita akan coba pasang klaster Kubernetes pada lokal mesin kita. Pemasangan VirtualBox Seperti dijelaskan pada part sebelumnya, satu klaster Kubernetes terdiri dari beberapa komputer. Maka, kita perlu menyediakan beberapa komputer pada lokal mesin kita. Kita akan menggunakan teknologi virtualisasi sebagai penyedia mesin virtual yang akan digunakan untuk membangun klaster Kubernetes kita. Virtualisasi yang kita gunakan adalah VirtualBox. Untuk menginstall VitualBox pada lokal mesinmu, kamu dapat menjalankan perintah berikut. ...

Agustus 21, 2021 · 3 menit · Eko Simanjuntak

Kubernetes Overview  -  Kenapa Kubernetes Ada?

Sebelum membahas cara menggunakan Kubernetes, ada baiknya kita memahami latar belakang pembuatan Kubernetes dan permasalahan apa yang coba diselesaikan oleh Kubernetes. Pada Zaman Dulu Untuk dapat diakses melalui jaringan internet, aplikasi harus dipasangkan pada server, baik itu server khusus maupun komputer personal. Semakin berkembangknya teknologi web, pemasangan aplikasi web pada server semakin banyak dilakukan, baik oleh perusahaan maupun perorangan. Untuk suatu perusahaan tidaklah sulit untuk membeli satu server sebagai tempat untuk memasangkan aplikasinya. Tetapi untuk pengguna pribadi, membeli satu server akan mengeluarkan biaya yang banyak. ...

Agustus 18, 2021 · 5 menit · Eko Simanjuntak

Kubernetes Series  -  Yang Kamu Butuhkan Hanya YAML File

Hi teman-teman pembaca, kali ini saya akan coba bahas suatu teknologi yang tergolong baru tetapi sudah sangat banyak digunakan pada perusahaan kecil maupun perusahaan besar. Teknologi yang akan saya bahas kali ini adalah Kubernetes. Tulisan ini saya rancang untuk teman-teman yang belum pernah menggunakan Kubernetes sama sekali. Sama seperti series sebelumnya, yaitu Laravel Series, kita akan membahas Kubernetes dalam beberapa part. Hal ini supaya mempermudah teman-teman memahami dan mengikuti demo yang akan saya buat. Setiap part akan membahas satu atau beberapa Kubernetes resources. Apa itu Kubernetes resources? Saya akan menjelaskan apa itu Kubernetes resources pada part-part berikutnya. ...

Agustus 17, 2021 · 2 menit · Eko Simanjuntak

Membuat Tampilan Web dengan Blade pada aplikasi Laravel — Part II

Photo by Kaleidico on Unsplash Photo by Kaleidico on Unsplash Setelah belajar membuat tampilan dengan blade, ternyata masih ada bagian yang bisa kita perbaiki dari kode program tampilan web. Mari kita lihat kode program kita. Berikut adalah kode program untuk tampilan daftar buku. <html> <head> <title>Book List</title> </head> <body> <div style="background: #388BF2; font-size: 24px; color: white"> Simple library app </div> <div style="margin-top: 20px; margin-bottom: 20px"> <table border="1"> <a href="/books/add"> Add new book</a> <thead> <td> No </td> <td> Title </td> <td> Author </td> <td> Publication </td> <td> Year </td> <td colspan="2"> Action </td> </thead> <tbody> @foreach($books as $index => $book) <tr> <td> {{ $index + 1 }}</td> <td> <a href="{{ url("/books", $book->id) }}" > {{ $book->title }} </a> </td> <td> {{ $book->author }} </td> <td> {{ $book->publication }} </td> <td> {{ $book->year }}</td> <td> <a href="{{ url("/books/edit", $book->id) }}"> Edit </a> </td> <td> <form method="POST" action="/books/{{$book->id}}"> {{ csrf_field() }} {{ method_field('DELETE') }} <div> <input type="submit" value="Delete"> </div> </form> </td> </tr> @endforeach </tbody> </table> </div> <div style="background: #31B057; font-size: 20px; color: white"> Created with love and willingness to learn </div> </body> </html> Berikut adalah kode program untuk tampilan form penambahan buku. ...

Februari 24, 2020 · 6 menit · Eko Simanjuntak

Membuat Tampilan Web dengan Blade pada aplikasi Laravel — Part I

Photo by Hal Gatewood on Unsplash Photo by Hal Gatewood on Unsplash Setelah belajar mengolah data dengan model, maka selanjutnya adalah bagaimana kita menampilkan data yang ada pada database. Sebelum kita lanjutkan ke materi, mari kita lihat kembali gambar dibawah ini. Taken from selftaughtcoders.com Jika kita perhatikan dari gambar diatas, controller akan mengolah data menggunakan model dan akan mengirimkan data untuk ditampilkan pada view. Lalu bagaimana data yang sudah diambil menggunakan model pada controller dapat ditampilkan pada view? ...

Februari 17, 2020 · 7 menit · Eko Simanjuntak

Mudahnya Mengolah Data Menggunakan Model dan Eloquent pada Laravel

\Photo by Jan Kolar (www.kolar.io) on Unsplash Photo by Jan Kolar (www.kolar.io) on Unsplash Setelah mempelajari bagaimana mengolah request dengan controller, maka selanjutnya kita akan mempelajari bagaimana mengolah data menggunakan model dan eloquent. Sebelum kita lanjutkan ke materi, mari kita lihat kembali gambar dibawah ini. Taken from selftaughtcoders.com Taken from selftaughtcoders.com Jika kita perhatikan dari gambar diatas, controller akan menggunakan model untuk berhubungan ke database. Model akan berperan untuk menyimpan, mengambil, mengubah, dan menghapus data pada database. Lalu bagaimana kode program untuk mengimplementasikan model? ...

Januari 13, 2020 · 5 menit · Eko Simanjuntak

Olah Request dengan Controller pada Laravel

Photo by EJ Yao on Unsplash Photo by EJ Yao on Unsplash Setelah mempelajari bagaimana penggunaan router, sekarang saya akan membahas penggunaan controller. Pada part sebelumnya saya sudah membahas mengenai pendefinisian router, HTTP Verbs, penggunaan path parameter, dan penggunaan query parameter. Sebelum kita lanjutkan ke materi, mari kita lihat kembali gambar dibawah ini. Taken from selftaughtcoders.com Jika kita perhatikan dari gambar diatas, maka request yang kita dapat pada router akan diteruskan ke controller. Lalu bagaimana cara kita mengimplementasikannya pada kode program kita? ...

Januari 6, 2020 · 5 menit · Eko Simanjuntak

Mengarahkan Request dengan Router pada Laravel

Photo by _M_V_ on Unsplash Photo by _M_V_ on Unsplash Pada part ini saya akan membahas mengenai router, yang kalau saya bilang ini adalah pintu dimana segala sesuatu dimulai. Tidak jelas? Ya memang. Untuk memulai pembahasan mengenai router mari kita perhatikan kembali gambar dibawah ini. Gambar dibawah ini menjelaskan bagaimana sebenarnya aliran kerja framework Laravel dari awal sampai akhir. Taken from selftaughtcoders.com Taken from selftaughtcoders.com ...

Desember 16, 2019 · 7 menit · Eko Simanjuntak

Rancang Database-mu dengan Migration Pada Laravel

Photo by Barth Bailey on Unsplash Photo by Barth Bailey on Unsplash Pada part ini kita akan belajar apa itu migration pada Laravel. Singkatnya begini, migration adalah suatu cara yang bisa kita gunakan untuk membuat skema database kita secara langsung dengan mengeksekusi kode program, bukan melalui eksekusi SQL. Dengan menggunakan migration, kita menggantikan kode SQL dengan kode program PHP untuk membuat skema database kita. Masih bingung? Saya harap teman-teman tidak bingung. Kalau masih bingung, mungkin kalau dikasih contoh bisa lebih memahami. Semoga ya ...

Desember 9, 2019 · 6 menit · Eko Simanjuntak